Saturday, October 15, 2011

The Story of Cacaban

Sekilas tentang Waduk Cacaban

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Waduk Cacaban adalah sebuah bendungan yang terletak di Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Indonesia. Luas areal waduk adalah 928,7 ha dan berisi air sebanyak 90 juta m³. Waduk ini didukung dengan latar belakang pemandangan hutan dengan panorama yang indah.
Waduk Cacaban diresmikan oleh Presiden Soekarno pada tahun 1952. Waduk ini sebenarnya berfungsi mengairi sawah-sawah di sekitarnya, namun juga difungsikan sebagai obyek wisata. Letaknya tidak jauh dari Slawi, lebih kurang 9 km ke arah timur tepatnya di desa Karanganyar, Kecamatan Kedungbanteng, dan merupakan salah satu obyek wisata di daerah tersebut. Cacaban adalah objek wisata andalan di Kabupaten Tegal, selain Wisata Guci dan Pantai Purwahamba Indah. Wisatawan dapat menikmati suasana santai, dengan memancing ikan, jalan-jalan di atas bendungan ataupun dapat mengelilingi waduk dengan kapal motor. Adapun makanan khasnya adalah aneka ikan air tawar yang setiap saat tersedia.
Fasilitas wisata yang ada:
  • Arena pemancingan yang luas
  • Jalan-jalan di atas waduk/bendungan
  • mengelilingi waduk dengan kapal motor
  • sepeda air
Karena dari segi kualitas lingkungan kondisi Cacaban sedang menurun, oleh kantor pariwisata setempat telah diupayakan penggalakan agrowisata dengan menanami sebagian wilayah Cacaban dengan tanaman buah-buahan.
sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Waduk_Cacaban

diatas adalah profil singkat mengenai waduk Cacaban , dan berikut ini adalah kisah dan legenda misteri di Sekitar waduk Cacaban .......

Kisah Cungkir Emas Cacaban
Menurut warga sekitar Awal mula sebelum waduk cacaban didirikan , Presiden Soekarno mendapat wangsit untuk membangun waduk di Kabupaten Tegal, dan dipilihlah lokasi yang sekarang menjadi Waduk Cacaban. Berhubung tempat yang akan dibangun waduk masih berbentuk pedusunan yang menurut cerita ada 9 desa yang direlokasikan demi terwujudnya rencana pembangunan waduk didaerah itu, Salah satu desa tersebut bernama desa Rayan, yang sekarang berlokasi di dekat kecamatan Pagerbarang Kab. Tegal....
Dan pembangunan pertama kali di resmikan Oleh Bapak Presiden Soekarno, dan peletakan batu pertama menggunakan Cungkir Emas,, konon Cungkir Emas tersebut masih terdapat di dalam air di waduk tersebut namun informasi benar atau tidaknya masih simpang siur.

Misteri Gugusan Delta (pulau kecil) Waduk Cacaban

Dibalik keindahan pemandangan alam dan banyaknya ikan yang hidup di waduk Cacaban menyimpan beberapa misteri dan cerita cerita dari para pemancing ataupun para pemilik kapal motor sewaan disekitar waduk. Ada banyak gugusan pulau kecil , kebanyakan para pemancing ikan singgah dari gugusan satu ke gugusan yang lain, ada yang bernama , gugusan rayan, randu telu, kandang , winong, sentong kyai , dsb.
Menurut salah satu sumber yaitu seorang pemancing pernah melihat  seekor ular yang besarnya seperti pohon kelapa, si pemancing tersebut hanya diam dan berusaha untuk tidak menggangunya,san  karena memang digugusan pulau itu terdapat banyak jenis ular , namun hanya beberapa saja yang nampak dan biasanya memang tidak mengganggu . Ada juga penampakan sosok misterius yang sampai saat ini masih tanda tanya, karena foto tersebut milik teman saya sendiri dan sempat membuat heboh teman teman pemancing hingga sampai dirumah. Bayangan hitam tertangkap kamera handphone tepat dibelakang teman saya seperti sedang berjalan. Percaya atau tidak foto itu memang nyata dan itu bukan rekayasa karena ada beberapa saksi yang memang melihat kejadian itu. Tapi tidak perlu takut akan hal itu, hanya saja jangan gegabah dan bertindak yang tidak baik disekitar Obyek wisata itu, itu pesan dari petani jagung yang menanami tanaman disalah satu gugusan pulau di Waduk cacaban.bersambung ........(akan berlanjut pada story of cacaban Part II )