Thursday, September 17, 2015

Tradisi Rabu Pungkasan di Bukit Sitanjung

Tradisi rabu pungkasan di bukit Sitanjung

Ada keunikan lain yang bisa ditemukan di bukit sitanjung, yaitu tradisi Rabu Pungkasan atau Rabu Wekasan adalah rabu terakhir dibulan safar dalam kalender jawa. Setiap tahun para penduduk sekitar kecamatan Lebaksiu ramai ramai mengunjungi bukit sitanjung. Tujuannya adalah menjaga tradisi, namun bagi orang setempat banyak pula yang mendaki bukit menuju makam keramat yang terletak diatas bukit ditengah tengah pepohonan. Pedagang pun ramai berjejer dari mulai jalan raya hingga ujung jembatan . Hari rabu pungkasan berkah bagi mereka yang berjualan di sekitaran bukit sitanjung, bahkan banyak warung dadakan diatas bukit, seperti menjual es dan makanan bagi orang orang yang mendaki. jarak yang ditempuh dari jembatan hingga lokasi makam keramat tersebut tak terlalu jauh, kurang lebih 45 menit jalan kaki menelusuri jalan setapak.
Jumlah pengunjung kian tahun makin menurun, 10 tahun an yang lalu pengunjung bisa mencapai ribuan orang silih berganti mendaki ke atas bukit. Tahun belakangan ini mulai menurun, kebanyakan hanya sekedar melihat lihat atau membeli pakaian atau barang barang yg dijual oleh pedagang disekitaran bukit sitanjung. Dan ada satu keunikan lagi pada hari rabu pungkasan, yaitu tradisi mencukur ujung rambut untuk tolak bala dan berkirim nasi langgi atau nasi kuning untuk sedekah pada tetangga sekitar.
Beberapa kali tercatat ada korban yang meninggal saat diadakannya tradisi rabu pungkasan di bukit Sitanjung, salah satunya yaitu korban meninggal akibat tercebur di sungai Kali Gung dibawah jembatan. Faktor penyebabnya kelalain dan korban yang tidak bisa berenang, namun misterinya bahwa kedalaman sungai yang tak terlalu dalam serta banyaknya pengunjung disekitar tempat kejadian seakan akan hal itu terjadi diluar nalar logika manusia. Pesan dari penduduk setempat agar kita berhati hati dan tidak gegabah atau sombong ketika berkunjung di bukit sitanjung pada saat Hari Rabu Pungkasan  terutama bagi yang mendaki bukit dan yang sekedar berfoto di bawah jembatan Sunglon. Ada banyak misteri yang terdapat di bukit Sitanjung nan indah pemandangannya itu serta menyimpan banyak mitos yang membuat penasaran serta ngeri ketika mendengarnya.  anda ingin berkunjung pada saat Hari Rabu Pungkasan di bukit Sitanjung? datang pada Hari rabu terakhir di bulan Safar perhitungan jawa.